Minggu, Januari 09, 2011

Efek Rumah Kaca [kumpulan lirik lagu]

Sebenernya udah dari lama denger Efek Rumah Kaca (ERK), pertama kali denger di radio singlenya yang 'di udara' keliatan kalo band yang satu ini emang 'beda'. dan dari dua album yang dirilis yaitu self titled: Efek Rumah Kaca (2007) dan Kamar Gelap (2008) semua lagunya juga enak2..

tema liriknya variatif dan bermakna, ga cuma ngomongin soal cinta tapi tema-nya sangat luas, mulai dari kritik sosial, lingkungan, sampai ngangkat tema terbunuhnya aktivis HAM (munir). IMHO.. Efek Rumah Kaca menurut gw salah satu musisi dengan lirik terbaik saat ini.


Band indie asal jakarta yang terdiri dari Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass), Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar) dengan rendah hati ngakunya beraliran pop, karena mereka merasa tidak menggunakan banyak distorsi dan efek-efek gitar dalam lagu-lagu mereka seperti selayaknya musik rock.
[tapi tetep menurut gw ERK itu lebih ke rock deh daripada pop.. :o]

Penghargaan yang udah diraih ERK diantaranya:



Berikut ini lirik2 mereka:

Efek Rumah Kaca (2007)

Efek rumah kaca

Tipis ozon berlubang
Debu kosmik hujan asam
Matahari tiada tirai
Bakal bunga tak mekar

Daun-daun berlubang
Tak berputar energi
Wajah bumi menangis
Sedang kita tak mengerti

Kita akan terbakar….
Kita akan wariskan untuk anak dan cucu kita
Sebelah mata

Sebelah mataku yang mampu melihat
Bercak adalah sebuah warna warna mempesona
Membaur dengan suara dibawanya kegetiran
Begitu asing terdengar

Sebelah mataku yang mempelajari
Gelombang kan mengisi seluruh ruang tubuhku
Terbentuk dari sel akut
Dan diabetes adalah sebuah proses yang alami

Tapi sebelah mataku yang lain menyadari
Gelap adalah teman setia
Dari waktu waktu yang hilang
Di udara

Aku sering diancam
Juga teror mencekam
Kerap ku disingkirkan
Sampai dimana kapan?

Ku bisa tenggelam di lautan
Aku bisa diracun di udara
Aku bisa terbunuh di trotoar jalan

Tapi aku tak pernah mati
Tak akan berhenti..

Aku bisa dibuat menderita
Aku bisa dibuat tak bernyawa
Dikursilistrikkan ataupun ditikam
Jatuh cinta itu biasa saja

Kita berdua hanya berpegangan tangan
Tak perlu berpelukan
Kita berdua hanya saling bercerita
Tak perlu memuji

Ketika rindu, menggebu gebu, kita menunggu
Jatuh cinta itu biasa saja
Saat cemburu, kian membelenggu, cepat berlalu
Jatuh cinta itu biasa saja

Kita berdua tak pernah ucapkan maaf
Tapi saling mengerti
Kita berdua tak hanya menjalani cinta
Tapi menghidupi

Jika jatuh cinta itu buta
Berdua kita akan tersesat
Saling mencari di dalam gelap
Kedua mata kita gelap
Lalu hati kita gelap
Hati kita gelap
Lalu hati kita gelap
Desember

Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi
Dibalik awan hitam
Smoga ada yang menerangi sisi gelap ini,
Menanti..
Seperti pelangi setia menunggu hujan reda

Aku selalu suka sehabis hujan dibulan desember,
Di bulan desember

Sampai nanti ketika hujan tak lagi
Meneteskan duka meretas luka
Sampai hujan memulihkan luka
Bukan lawan jenis

Aku bertemu kamu dalam gelap
Aku menuntunmu menuju terang,
Menuju terang dari gelap malam

Kamu simpan gambarku dalam hati
Dalam mimpi, dan di dalam hati
Dalam mimpi, dan di dalam hati

Aku takut kamu suka pada diriku
Karena memang aku bukan lawan jenismu
Maafkan aku karena mengisi relung hatimu
Karena memang aku bukan lawan jenismu

Kita bertemu muka lagi
Hanya menatap tanpa bahasa
Tanpa isyarat memendam tanya
Masihkah ku di dalam mimpimu?
Belanja terus sampai mati

akhir dari sebuah perjalanan
mendarat di sudut pertokoan
buang kepenatan

awal dari sebuah kepuasan
kadang menghadirkan kebanggaan
raih keangkuhan

tapi tapi
itu hanya kiasan
juga juga suatu pembenaran
atas bujukan setan,
hasrat yang dijebak jaman
kita  belanja terus sampai mati

duhai korban keganasan peliknya kehidupan urban
duhai korban keganasan peliknya kehidupan urban
Debu-debu berterbangan

Demi masa
Sungguh kita tersesat
Membiaskan yang haram
Karena kita manusia

Demi masa
Sungguh kita terhisap
Ke dalam lubang hitam
Karena kita manusia

Pada saatnya nanti
Tak bisa bersembunyi
Kitapun menyesali, kita merugi
Pada siapa mohon perlindungan
Debu-debu berterbangan
Melankolia

Tersungkur di sisa malam
Kosong dan rendah gairah

Puisi yang romantik
Menetes dari bibir

Murung itu sungguh indah
Melambatkan butir darah

Nikmatilah saja kegundahan ini
Segala denyutnya yang merobek sepi
Kelesuan ini jangan lekas pergi
Aku menyelami sampai lelah hati
Insomnia

Insomnia coba aku, Pecahkan sgala misterimu
Ku nanti dan ku cari seserpih mimpi

Kau bunuh suhu disangkarku
Cuaca di tamanku

Gerimis datang musnahlah gersang
ku tetap terjaga, aku tetap terjaga
Habis terkuras kelenjar air mata
ku tetap terjaga,  aku tetap terjaga…..

insomnia…….

Ku rindu untuk bercumbu Mesra alam bawah sadarku
Ku nanti dan ku cari seserpih mimpi

Kau bunuh suhu di sangkarku
Cuaca di tamanku, musim di kanvasku
Jalang

Siapa yang berani bernyanyi
Nanti akan dikebiri
Siapa yang berani menari
Nanti kan dieksekusi

Karena mereka, paling suci
Lalu mereka bilang kami jalang
Karena kami, beda misi
Lalu mereka bilang kami jalang
Cinta Melulu

Nada nada yang minor
Lagu perselingkuhan
Atas nama pasar semuanya begitu klise

Elegi patah hati
Ode pengusir rindu
Atas nama pasar semuanya begitu banal

Lagu cinta melulu
Kita memang benar benar melayu
Suka mendayu dayu
Lagu cinta melulu
Apa memang karena kuping melayu
Suka yang sendu sendu
Lagu cinta melulu


Kamar Gelap (2008)

Kamar Gelap

yang kau jerat adalah riwayat
tidak punah jadi sejarah
yang bicara adalah cahaya
dikonstruksi dikomposisi
padam semua lampu
semua lampu

membekukan yang cair
mencairkan yang beku
jangan kabur berjamur
segala negatif menuju positif
kekal...
Tubuhmu Membiru

kamu ingin melompat.
ingin sekali melompat.
dari ketinggian di ujung sana.
menuju entah apa namanya.
coba buka lah mata.
indah di bawah sana.
tutup rapat kedua telinga.
dari bisikan entah dimana.

kau terbang dari ketinggian mencari yang paling sunyi.
dan kau melayang mencari mimpi2 yang tak kunjung nyata.

kulihat engkau terkulai
tubuhmu membiru tragis. tragis.
perihmu yang menganga.
tak hentinya bertanya.
hidup tak selamanya linier.
tubuh tak seharusnya tersier.

coba buka lah mata.
indah di bawah sana.
tutup rapat kedua telinga.
dari bisikan entah dimana.
Kau dan Aku Menuju Ruang Hampa
akan ke manakah aku dibawanya ?
hingga saat ini menimbulkan tanya
engkau dan aku menuju ruang hampa
tak ada sesiapa hanya kita berdua

kau belah dadaku mengganti isinya
dihisap pikiranku memori terhapus
terkunci mulutku menjeritkan pahit…
uuuuu….

hingga kau belah rongga dadaku
mengganti isinya dengan batu
hinggat kau kunci rapat mulutku
engkau dan aku bumi dan langit

akan ke manakah aku dibawanya ?
hingga saat ini menimbulkan tanya
engkau dan aku menuju ruang hampa
tak ada sesiapa hanya kita berdua

kau belah dadaku mengganti isinya
dihisap pikiranku memori terhapus
terkunci mulutku menjeritkan pahit…
uuuuu….

hingga kau belah rongga dadaku
mengganti isinya dengan batu
hinggat kau kunci rapat mulutku
engkau dan aku bumi dan langit
akan ke manakah aku dibawanya ?
hingga saat ini menimbulkan tanya
engkau dan aku menuju ruang hampa
tak ada sesiapa hanya kita berdua

kau belah dadaku mengganti isinya
dihisap pikiranku memori terhapus
terkunci mulutku menjeritkan pahit…
uuuuu….

hingga kau belah rongga dadaku
mengganti isinya dengan batu
hinggat kau kunci rapat mulutku
engkau dan aku bumi dan langit
Mosi Tidak Percaya

ini masalah kuasa, alibimu berharga
kalau kami tak percaya, lantas kau mau apa?

kamu tak berubah, selalu mencari celah
lalu smakin parah, tak ada jalan tengah

pantas kalau kami marah, sebab dipercaya susah
jelas kalau kami resah, sebab argumenmu payah

kamu ciderai janji, luka belum terobati
kami tak mau dibeli, kami tak bisa dibeli

janjimu pelan pelan akan menelanmu

ini mosi tidak percaya, jangan anggap kami tak berdaya
ini mosi tidak percaya, kami tak mau lagi diperdaya 
Lagu Kesepian

ku tak melihat kau membawa terang
yang kau janjikan
kau bawa bara berserak di halaman
hingga kekeringan
oh dimana terang yang kau janjikan
aku kesepian
dimana tenang yang kau janjikan
aku kesepian
dimana menang yang kau janjikan
aku kesepian
sepi...
ku tak melihat kau membawa tenang
yang kau janjikan
kau bawa debu bertebar di beranda
berair mata
Hujan Jangan Marah

lihatkah? aku pucat pasi, sembilu hisapi jemari
setiap ku peluk dan menangisi hijau pucatnya cemara
yang sedih aku letih

dengarkah? Jantungku menyerah, terbelah di tanah yang merah
Gelisah dan hanya suka bertanya pada musim kering
melemah dan melemah

Hujan, hujan jangan marah...

lihatkah? aku pucat pasi, sembilu hisapi jemari
setiap ku peluk dan menangisi hijau pucatnya cemara
yang sedih aku letih

dengarkah? Jantungku menyerah, terbelah di tanah yang merah
Gelisah dan hanya suka bertanya pada musim kering
melemah dan melemah

Hujan, hujan jangan marah...
Kenakalan Remaja di Era Informatika

senang mengabadikan tubuh yang tak berhalang
padahal hanya iseng belaka
ketika birahi yang juara
etika menguap entah kemana

oh nafsu menderu deru
bikin malu...
oh nafsu menderu deru
susah maju...

rekam dan memamerkan badan yang lainnya
mungkin hanya untuk kenangan

apakah kita tersesat arah
mengapa kita tak bisa dewasa
Menjadi Indonesia

ada yang memar, kagum banggaku
malu membelenggu
ada yang mekar, serupa benalu
tak mau temanimu

lekas,
bangun tidur berkepanjangan
menyatakan mimpimu
cuci muka biar terlihat segar
merapikan wajahmu
masih ada cara menjadi besar

ada yang runtuh, tamah ramahmu
beda teraniaya
ada yang tumbuh, iri dengkimu
cinta pergi kemana?

memudakan tuamu
menjelma dan menjadi indonesia
Jangan Bakar Buku

karena setiap lembarnya, mengalir berjuta cahaya
karena setiap aksara membuka jendela dunia

kata demi kata mengantarkan fantasi
habis sudah, habis sudah
bait demi bait pemicu anestesi
hangus sudah, hangus sudah

karena setiap abunya membangkitkan dendam yang reda
karena setiap dendamnya menumbuhkan hasutan baka
Banyak Asap Disana

hidup tak lagi sama konglomerasi pesta
lapar bagai hama tak ada yang tersisa

dedikasi dijaga berjejal di kepala
demi sanak saudara hingga menyesakkan dada

diskriminasi hanya untuk kita semua
kado bersama sama di musim perik tiba

yang muda lari ke kota, berharap tanahnya mulia
kosong di depan mata, banyak asap di sana

menanam tak bisa, menangis pun sama
gantung cita cita di tepian kota
Laki-laki Pemalu

senja akan segera berlalu
seorang lelaki melintas menyimpan malu
menyusul langkah sang gadis yang mungil
tapak kakinya yang lelah menyisakan perih

nanti malam kan ia jerat rembulan
disimpan dalam sunyi hingga esok hari
lelah berpura pura bersandiwara
esok pagi kan seperti hari ini
menyisakan duri, menyisakan perih
menyisakan sunyi...aaa...

berharap gadis mengerti hatinya
tetes keringat mengalir mencoba melawan ragu
Balerina

Hidup bagai balerina
gerak maju berirama
detaknya dimana mana seperti udara
hidup bagai balerina

menghimpun energi, mengambil posisi
menjejakkan kaki, meniti temali
merendah meninggi rasakan api, konsentrasi

biar tubuhmu berkelana, lalui kegelisahan
mencari keseimbangan mengisi ketiadaan
di kepala dan di dada

hidup trasa begitu lentur
raba tekstur ciptakan gestur
berjingkat tidak teratur seperti melantur
hidup terasa begitu lentur


single baru:

EFEK RUMAH KACA - Hilang

rindu kami seteguh besi
hari demi hari menanti
tekad kami segunung tinggi
takut siapa?? semua hadapi…

Yang hilang menjadi katalis
disetiap kamis
nyali berlapis

Marah kami senyala api
didepan istana berdiri…

Yang hilang menjadi katalis
disetiap kamis
nyali berlapis

yang ditinggal takkan pernah diam
mempertanyakan kapan pulang?

aaaaaaaaaa…….aaaaaaa………..aaaaaa….

Dedy Hamdun HILANG Mei 1997
Ismail HILANG Mei 1997
Hermawan Hendrawan HILANG Maret 1998
Hendra Hambali HILANG Mei 1998
M Yusuf HILANG Mei 1997
Nova Al Katiri HILANG Mei 1997
Petrus Bima Anugrah HILANG Maret 1998
Sony HILANG April 1997
Suyat HILANG Februari 1998
Ucok Munandar Siahaan HILANG Mei 1998
Yadin Muhidin HILANG Mei 1998
Yani Afri HILANG April 1997
Wiji Tukul HILANG Mei 1998

HILANG.. 


sumber:
efekrumahkaca.multiply.com
musiklib.org
id.wikipedia.org
last.fm
jakartabeat.net

15 komentar:

  1. Haruskah aku cemburu? Barulah saja kuucap cinta..
    Kuingin cinta itu dibagi bersama...
    meskikah cinta membuatku inginkan segala?

    BalasHapus
  2. itu lirik lagu juga apa puisi.?

    bagus juga kata2nya.. :)

    BalasHapus
  3. mirip lagu2nya Lontar Band.....kritis dan menyengat...

    BalasHapus
  4. lontar band yang dari surabaya ya..?

    hmm sebenernya kalo saya liat2 lontar band lebih ke politik dan perlawanan..

    kalo Efek Rumah Kaca tema liriknya lebih luas..

    contohnya:
    - 'kamar gelap' cerita tentang proses pembuatan foto secara analog (bukan digital)
    - 'sebelah mata' cerita tentang penyakit glaukoma yang diidap salah satu personilnya, dimana beliau mengalami penurunan kemampuan penglihatan sebelah matanya akibat diabetes
    - 'belanja terus sampai mati' dan 'kenakalan remaja di era informatika' lebih ke kritik sosial

    ya.. kira2 begitu..

    don't hesitate to correct me if im wrong.. :D

    thanks udah mampir..

    BalasHapus
  5. ada yg tau gak, judul lagu ERK yg di dlm liriknya ada kata "gelas ke tiga"
    uda lama bgt saya liat videonya di TV, sampe lupa judulnya..

    BalasHapus
  6. setau gw ngga ada deh bro yang pake kata 'gelas ke tiga'..

    oh.. mungkin lagunya The Adams, judulnya: Konservatif..

    petikan liriknya:
    "Siang lambat laun telah menjadi malam
    Dan kini telah gelas ketiga
    Jam sembilan malam aku pulang.."

    bener ngga.?

    BalasHapus
  7. Halo estrada, saya juga fans berat ERK.. Thanks dah share lirik-liriknya. Salam di udara :)

    BalasHapus
  8. Mungkin dg power of word dunia dan negara ini akan mampu koreksi diri jika dibandingkan dg kekerasan fisik...... so semangat adjah buat ERK... lanjutkan karya mu...!!!!

    BalasHapus
  9. kalo estrada buat cowo ya ? nama fansnya apa ?

    BalasHapus
  10. mantep banget gan ,ERK akut

    BalasHapus
  11. mantep banget gan ,ERK akut

    BalasHapus
  12. gan ane minta .. semua lagu lagu efek rumah kaca dong ... ane

    kurang tau semua lagu2 ERk ,,,

    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Bro kalo mau lagu2 ERK silahkan mampir ke efekrumahkaca.net itu website resmi mereka dan lagu2 mereka sudah di legalkan bisa di download gratis disana :)

      Hapus