Senin, September 10, 2012

Karena Pasar Tidak (akan) Pernah Efisien Sempurna

Ada sebuah hipotesis yang menyebutkan bahwa pasar selalu dalam keadaan efisien atau Efficient-Market Hypothesis (EMH). Dalam hipotesis ini disebutkan bahwa dalam pasar finansial yang terbuka (memiliki transparansi), dimana regulator mewajibkan setiap emiten untuk mengumumkan atau melaporkan setiap aksi korporasi hingga laporan keuangannya secara berkala, maka dengan itu semua pelaku pasar dianggap memliki informasi yang sama untuk selanjutnya digunakan dalam mengambil keputusan investasi.

Setelah beberapa bulan ini gw terjun langsung di pasar modal keknya gw ga sependapat dengan hipotesis pasar efisien tersebut. Bahkan di Bursa Efek Indonesia kita ini, banyak contoh yang bisa dijadiin pelajaran bagaimana pasar yang sebenarnya berjalan.

Sekali lagi gw bilang: "Pasar yang sebenarnya termanipulasi"

Minggu, September 02, 2012

Catatan Perjalanan: Gunung Merapi & Merbabu 20 - 22 Agustus 2012 [PART 2]



Menurut Wikipedia, Gunung Merbabu adalah gunung api yang bertipe Strato yang terletak secara geografis pada 7,5° LS dan 110,4° BT. Secara administratif gunung ini berada di wilayah Kabupaten Magelang di lereng sebelah barat dan Kabupaten Boyolali di lereng sebelah timur, Propinsi Jawa Tengah.

Gunung Merbabu dikenal melalui naskah-naskah masa pra-Islam sebagai Gunung Damalung atau Gunung Pam(a)rihan. Di lerengnya pernah terdapat pertapaan terkenal dan pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15. Menurut etimologi, "merbabu" berasal dari gabungan kata "meru" (gunung) dan "abu" (abu). Nama ini baru muncul pada catatan-catatan Belanda.

Gunung ini pernah meletus pada tahun 1560 dan 1797. Dilaporkan juga pada tahun 1570 pernah meletus, akan tetapi belum dilakukan konfirmasi dan penelitian lebih lanjut. Puncak gunung Merbabu berada pada ketinggian 3.145 meter di atas permukaan air laut.
Gunung Merbabu mempunyai kawasan Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Dipterokarp Atas, Hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung.