Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Januari 12, 2013

Memilih Diantara Sektor Properti

source pic: financeroll.co.id

Salah satu sektor yang bersinar di Bursa Efek Indonesia selama setahun terakhir ini diantaranya adalah sektor properti. Ketika Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada tahun 2012 ditutup dengan kenaikan hanya 10%, sektor properti mampu menutup tahun 2012 dengan kenaikan fantastis sebesar 41%.

Konon, investor kenamaan seperti Warren Buffett sendiri menghindari saham-saham properti karena satu hal yang tidak ia sukai yaitu dalam jangka panjang, perusahaan properti akan sulit bertumbuh lagi ketika land bank atau cadangan lahannya berkurang dan habis. Sedangkan Beberapa pengamat di pasar modal menganggap sektor properti saat ini sudah memasuki fase bubble.
 

Rabu, Januari 09, 2013

Rumah Zakat menurut gue..


source pic: indotelcommunity.com

Setelah hampir setahunan ini, gw merasa cukup puas telah mempercayakan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah melalui rumah zakat. Sebelum nyoba di rumah zakat tadinya gw menggunakan layanan dari Baznas, tapi (no offense..) menurut gw walaupun Baznas, yang secara organisasi adalah lembaga amil zakat yang terafiliasi resmi sama pemerintah tapi masih agak kurang oke pelayanannya..  

Senin, Desember 03, 2012

Prolog Operasi Seroja Timor - Timur 1975

Dulu (udah lama) gw pernah posting mengenai sejarah Serbuan Pasukan Lintas Udara (Linud) di Dili 1975. Sebelum peristiwa tersebut sebetulnya ada cerita menarik yang melatarbelakanginya. Andaikan diangkat ke layar perak sih ini pasti keren banget.. kisah pertempurannya bisa dibuat epik macam series 'band of brothers' atau film 'saving private ryan'. Sedangkan operasi intelijennya bisa jadi film bertema 'spy' / mata2 pertama di Indonesia.. keren banget ga tuh.. :)

Jadi jaman dulu intelijen (BAKIN, sekarang BIN) bener2 melakukan tugas intelijen dengan sangat lihai. Mulai dari pengumpulan data / informasi, melakukan infiltrasi dan penggalangan opini/massa, pelatihan milisi, hingga kegiatan spionase atau mata2. Adalah rangkaian operasi intelijen: 'Operasi Komodo dan 'Operasi Kuta' yang menjadi prolog atau pendahuluan sebelum Operasi Seroja atau D-Day pendaratan pasukan amphibi dan lintas udara (airborne) untuk merebut kota Dili.

Kisahnya diambil dari buku Ken Conboy: INTEL: Menguak Tabir Dunia Intelijen Indonesia yang udah disarikan di blog militer adiewicaksono.wordpress.com/2009/03/20/operasi-komodo/ . Berikut disimak ceritanya:

Kamis, November 15, 2012

J-Pop: lebih dari sekedar 'Pop'



Wabah invasi Korean Wave atau gelombang budaya Korea, khususnya lewat K-pop, mulai dari SNSD, Super Junior dan temen2nya (tau deh siapa aja.. ga inget.. haha) sampe ke 'Gangnam Style'-nya PSY dengan tarian rodeo-nya yang mendunia.. Atau mungkin dari film2 drama nya yang mulai jadi favorit.. seinget gw apa ya.. umm.. hello ghost, take off, speedy scandal, my sassy girl, miracle of giving fool, dll..

Nah.. Sebelum korea2an gini pasti sempet ngalamin suka sama Jepang2an dong.? ya ngga.? haha.. :P

Yang masa kecilnya tumbuh bersama film kartun kaya Doraemon, Dragon Ball, terus beberapa tahun kemudian muncul generasi Pokemon, Digimon, Captain Tsubasa, sampe One Piece dan Naruto.. sedikit banyak pasti pada terkagum2 sama budaya Jepang..  dari yang cuma nonton kartun sekedarnya aja sampe jadi 'otaku' yang bener2 geek sama anime dan temen2nya..

Jumat, November 02, 2012

waspada di jalan


Tahun 90an bisa dibilang jaman2nya tawuran di daerah Jakarta dan sekitarnya, di daerah Depok dan Bogor pun sama, perkelahian antar pelajar udah hampir jadi hal yang biasa. Waktu SMP, sekolah gw sendiri sebenernya bukan sekolah negeri yang bisa dibilang suka tawuran..

Sabtu, Oktober 13, 2012

Kelapa Sawit, Dilema Kesejahteraan dan Kelestarian Lingkungan

sumber: www.palmoilhq.com

Sejak tahun 2006, Indonesia telah melewati Malaysia sebagai penghasil terbesar minyak kelapa sawit dunia. Minyak kelapa sawit merupakan komoditas ekspor utama yang memberikan sumbangan devisa terbesar dari sektor non migas dan terbukti telah meningkatkan taraf hidup masyarakat yang diuntungkan dari budidaya dan industri terkaitnya.

Hasil dari tanaman kelapa sawit digunakan sebagai bahan baku minyak goreng, margarin, sabun, kosmetika, industri farmasi, hingga bahan bakar (biofuel).

Namun seiring dengan meningkatnya pertumbuhan luas lahan kelapa sawit ini juga memiliki efek negatif yang berdampak pada rusaknya kelestarian lingkungan.

Mulai dari deforestasi atau pengalihfungsian hutan menjadi lahan perkebunan, terancamnya spesies orang utan, gajah dan harimau sumatera, terusirnya warga suku pedalaman dari kawasan hutan, hingga kabut asap yang disebabkan pembukaan lahan secara liar dengan pembakaran oleh masyarakat yang berniat membuka lahan sawit.